Sunday, October 7, 2018

Perbedaan Android Oreo dengan Android Nougat

Perbedaan Android Oreo dengan Android Nougat


Google telah mengumumkan Oreo sebagai nama untuk sistem operasi (OS) Android 8.0 melalui live streaming di New York, Amerika Serikat, pada Senin (21/8/2017) kala itu. Android Oreo saat ini telah tersedia untuk pengujian atau berada dalam tahap developer preview. Perubahan signifikan memang tidak kita rasakan terutama pecinta android pasti mengetahui banyak kesamaan android Nouget dengan android Oreo untuk lebih detailnya admin gameandro akan mengulas beberapa Perbedaan Android Oreo dengan Android Nougat secara spesifikasi.

➽ Home Screen

Secara tampilan memang tidak ada perubahan signifikan untuk tampilan Homescreen yang mendukung Android Nougat dan Android Oreo. Namun jika diperhatikan lagi, ikon-ikon di layar Homescreen yang memakai Android Oreo diklaim lebih ramping dan efisien tapi tetap tebal berkat Adaptive Icon yang dihadirkan Google pada Android versi 8.0 tersebut. 

➽ Background Limits 

Selain itu, Android 8.0 juga akan mengidentifikasi aplikasi-aplikasi yang berjalan di layanan latar belakang dan tidak ada kaitannya dengan yang sedang dilakukan pengguna pada ponsel mereka. Dengan demikian, fitur ini kemungkinan tidak berpengaruh pada aplikasi seperti layanan musik yang sedang berjalan di latar belakang. Kemungkinan berdampak pada aplikasi seperti Snapchat di latar berlakang yaitu feed yang tidak akan refresh (diperbarui).

Secara signifikan, Oreo lebih canggih untuk tidak mengakses aplikasi-aplikasi semacam itu. Berkat fitur ini, Android Orea menggunakan daya lebih sedikit, sehingga membuat kualitas baterai lebih baik. 

➽ Autofill API

Sering kali kita mengabaikan bahkan lupa dengan password mereka, Padahal akun pasword tersebut dibutuhkan agar tetap aman saat berselancar di dunia maya. Sejumlah aplikasi manager password yang ada di Android dan diharapkan membantu pengguna, nyatanya tidak cukup nyaman digunakan.

Melalui kehadiran Android 8.0, aplikasi-aplikasi bisa mendaftar sebagai penyedia autofill dengan sistem yang dapat mempermudah pengguna untuk login. Setelah pengguna memilih penyedia autofill di pengaturan bahasa dan input, Android akan meminta rincian login dari aplikasi tersebut, kapan pun dibutuhkan.

Sistem tersebut juga dapat memverifikasi dengan pemindai sidik jari atau metode unlock yang aman, sebelum memuat data akun. Sejumlah manager password populer telah memiliki fitur tersebut termasuk Dashlane, LastPass dan 1Password. Tentu saja ini akan sangat membantu mereka yang super sibuk kelemahannya adalah jika android kalian berpindah tangan maka siapa saja bisa mengakses akun anda tanpa sepengatahuan anda Jadi jagalah akun anda tetap aman.

Info by Merdeka.com
Previous Post
Next Post

0 comments: